KUDUS – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus kembali diisi dengan kegiatan keagamaan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menggelar Khotmil Qur’an di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (22/9/2026) sore.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.30 WIB. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, suasana di Pendopo Kabupaten Kudus terlihat tetap khidmat. Sejumlah peserta yang hadir mengikuti kegiatan dengan tertib hingga acara berakhir.
Khotmil Qur’an menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Jadi ke-477 Kota Kudus. Kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memanjatkan doa dan rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Kudus hingga memasuki usia 477 tahun.
Berdasarkan pantauan dalam kegiatan, Pendopo Kabupaten Kudus dipenuhi peserta yang mengikuti prosesi Khotmil Qur’an. Para peserta duduk dengan tertib di dalam pendopo. Nuansa kegiatan juga terlihat kental dengan suasana religius, dengan sebagian besar peserta mengenakan pakaian batik maupun busana muslim.
Berlangsung Khidmat di Pendopo Kabupaten Kudus
Pelaksanaan Khotmil Qur’an berlangsung di Pendopo Kabupaten Kudus yang menjadi salah satu lokasi penting dalam berbagai agenda pemerintahan dan kegiatan masyarakat.
Dari suasana yang terlihat, peserta mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan rangkaian doa menjadi bagian utama dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan. Mereka hadir bersama dalam satu kegiatan untuk memperingati hari jadi daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat Kudus.
Momentum seperti ini tidak hanya menjadi bagian dari agenda seremonial peringatan hari jadi. Khotmil Qur’an juga menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Kudus terus diberikan keamanan, ketenteraman, kesehatan, serta keberkahan dalam menjalankan pembangunan.
Terlihat pula sejumlah pejabat dan tamu undangan mengikuti kegiatan dari dalam Pendopo Kabupaten Kudus. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus tidak hanya diisi dengan kegiatan budaya, hiburan, maupun kegiatan masyarakat, tetapi juga mendapatkan sentuhan keagamaan.
Doa untuk Kudus yang Semakin Sejahtera
Khotmil Qur’an yang digelar sore hari ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur dalam memperingati perjalanan panjang Kota Kudus.
Usia 477 tahun menjadi momentum untuk melihat perjalanan Kudus sekaligus menatap tantangan dan harapan di masa mendatang. Berbagai sektor diharapkan terus berkembang, mulai dari pelayanan masyarakat, pendidikan, kesehatan, ekonomi, UMKM, budaya hingga sektor pariwisata.
Melalui kegiatan keagamaan seperti Khotmil Qur’an, harapan tersebut juga disertai dengan doa agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat yang diusung dalam rangkaian Hari Jadi Kudus. Pemkab Kudus sebelumnya juga menampilkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, mulai dari kegiatan budaya hingga agenda yang mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, peringatan hari jadi tidak hanya menjadi perayaan usia daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Rangkaian Hari Jadi Kudus
Peringatan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan. Sejumlah agenda telah digelar untuk menyemarakkan momentum tahunan tersebut.
Kegiatan Khotmil Qur’an menjadi salah satu agenda yang memberikan warna berbeda di tengah rangkaian perayaan. Jika sejumlah agenda lainnya menghadirkan kemeriahan melalui kegiatan budaya dan hiburan, Khotmil Qur’an menghadirkan suasana yang lebih religius dan penuh doa.
Setelah kegiatan Khotmil Qur’an selesai pada Selasa sore, rangkaian peringatan Hari Jadi Kudus masih menjadi perhatian masyarakat. Berbagai kegiatan yang disiapkan diharapkan dapat menjadi ruang kebersamaan sekaligus memberikan dampak positif bagi warga.
Bagi masyarakat Kudus, peringatan hari jadi juga menjadi kesempatan untuk kembali mengenal dan menjaga identitas daerah. Kudus memiliki kekayaan sejarah, budaya, tradisi serta kehidupan religius yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari karakter masyarakatnya.
Melalui kegiatan seperti Khotmil Qur’an, nilai religius tersebut kembali dihadirkan dalam rangkaian peringatan hari jadi.
Berharap Kudus Semakin Baik
Usai kegiatan berlangsung, suasana di Pendopo Kabupaten Kudus perlahan kembali seperti semula. Para peserta meninggalkan lokasi setelah mengikuti seluruh rangkaian acara.
Khotmil Qur’an diharapkan menjadi bagian dari doa bersama untuk Kabupaten Kudus agar ke depan semakin maju, aman, sehat, harmonis dan sejahtera.
Peringatan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus pun tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan optimisme bersama dalam membangun Kudus.
Dengan berbagai kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah dan masyarakat, semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga. Terlebih, pembangunan daerah membutuhkan partisipasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Kegiatan Khotmil Qur’an sore ini menjadi salah satu pengingat bahwa di tengah perkembangan daerah dan berbagai agenda pembangunan, nilai keagamaan, kebersamaan dan rasa syukur tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Kabupaten Kudus.





